Penduduk Dunia

Posted: April 19, 2010 in Biologi

LATAR BELAKANG DINAMIKA PENDUDUK DUNIA
DAN DAMPAK YANG DITIMBULKANNYA
Oleh Mustamir Anwar

PENDAHULUAN
Dinamika penduduk merupakan suatu pergerakan atau pergeseran penduduk yang disebabkan oleh faktor-faktor tertentu. Jumlah penelitian dan data mengenai hubungan antara pertumbuhan penduduk dan masalah-masalah yang ditimbulkannya berbeda-beda. Masalah penduduk ini mencerminkan tekanan dan ketegangan yang ditimbulkan pertumbuhan penduduk yang terus-menerus di dunia.

Dalam mempelajari keadaan masalah penduduk tersebut, dibutuhkan ilmu-ilmu yang berkaitan dengannya seperti; ilmu ekonomi, ilmu sosiologi, ilmu geografi, ilmu biologi, dan ilmu kedokteran. Ilmu-ilmu tersebut bertitik tolak dari pengetahuan tentang demografi (ilmu statistik tentang penduduk). Di dalam demografi itu akan kita dapati tentang jumlah penduduk di suatu daerah, baik menurut jenis kelamin maupun menurut golongan umur masing-masing jenis, tingkat kelahiran dan kematian, keadaan migrasi di lingkungan penduduk itu dan perkembangan penduduk itu dari tahun ke tahun.1

PEMBAHASAN

Teori-Teori Masalah Penduduk
Teori Malthus
Thomas Robert Malthus menyebutkan masalah penduduk dalam bukunya “Essay on the principle of population, as its effects, the future improvement of society” (“Essay tentang prinsip penduduk dengan segala akibat serta perbaikan masyarakat di masa datang”). Menurutnya yang menyebabkan kemelaratan yang menimpa penduduk , karena tidak terdapatnya keseimbangan perbandingan antara bertambahnya penduduk dan bertambahnya bahan makanan. Penduduk akan bertambah menurut deret ukur , dan bahan makanan akan bertambah menurut deret hitung.
Dasar yang dipergunakan Malthus untuk menyusun teori deret ukurnya adalah kenaikan jumlah penduduk di daerah-daerah bekas jajahan Inggris di Amerika Utara, yang kini menjadi bagian dari Amerika Serikat bagian timur laut.
Memang di daerah-daerah ini bertambahnya penduduk sangat cepat, hingga ada daerah-daerah yang dalam jangka waktu 15 tahun telah mempunyai banyak penduduk yang berlipat. Tetapi pertambahan yang cepat ini disebabkan oleh imigrasi. Dasar yang dipergunakan untuk teori deret hitungnya adalah “hukum hasil lebih yang berkurang”.
Kalau perbandingan penduduk dan bahan makanan tidak menurut deret seperti yang dikemukakannya, hal ini menurut Malthus disebabkan karena adanya rintangan-rintangan yang disebutnya checks to population, yang terdiri dari:
a.Ultimate checks, yaitu kekurangan bahan makanan dan kelaparan.
b.Immediate checks, yaitu preventive checks (faktor-faktor yang dapat mengurangi jumlah kelahiran) dan positive checks (faktor-faktor yang menambah jumlah kematian).2

Teori Madzhab Fisiologi
Orang-orang yang termasuk golongan ini menyangkal dalih Malthus. Menurut seorang tabib Inggris Thomas Jarold, orang tidak usah khawatir akan terdapatnya ketidakseimbangan antara jumlah penduduk dan bahan makanan, mengingat bertambahnya kemajuan yang kini dapat dicapai oleh manusia yang meminta lebih banyak pengorbanan tenaga rohani dan jasmani. Herbert Spencer berpendapat bahwa manusia mengenal “individu” dan “kemajuan perorangan”.
Faedah dari adanya teori golongan fisiologis ini adalah orang-orang tidak lagi berpegang teguh bahwa kemampuan menurunkan keturunan merupakan suatu daya yang tetap. Tetapi bukti-bukti dari teori itu sukar didapati, jadi hanya merupakan hipotesa belaka.

Teori Madzhab Psycho-Sosial
Sebagai bapak dari madzhab ini adalah Nassau William Senior. Ia beranggapan bahwa cita-cita manusia untuk memperbaiki kedudukan dalam penghidupan sama kuatnya dengan keinginan untuk menurunkan keturunan. Menurut Dumont, keinginan untuk membatasi jumlah kelahiran bersumber pada kapilaritas sosial itu.
Dibandingkan dengan teori Malthus, teori golongan psycho-sosial merupakan teori yang lebih maju dalam membahas masalah penduduk.

Teori Evolusi Sosial
Tokohnya adalah Prof. Gini, menyebutkan proses dari pertumbuhan penduduk bangsa sebagai “peredaran (siklus) bangun dan runtuhnya penduduk”. Siklus dari pertumbuhan penduduk ini menurut pendapatnya adalah sama dengan siklus hidup individu.

Masalah-Masalah Kependudukan
Pembahasan mengenai masalah penduduk menyangkut beberapa aspek, yaitu aspek ekonomi, sosial, lingkungan, dan politik. Beberapa aspek itulah yang nantinya sangat berpengaruh terhadap dinamika penduduk di dunia.
Aspek Ekonomi
Ahli ekonomi pembangunan selama ini selalu memusatkan perhatiannya kepada pertumbuhan penduduk, karena menyita sebagian dari hasil-hasil yang dicapai dalam pembangunan. Pertumbuhan penduduk dapat menghambat usaha meningkatkan tingkat hidup. Keyakinan ini tidak salah, dan sekarang malah makin penting. Pertarungan antara pertumbuhan penduduk dan usaha menaikan atau mempertahankan tidak terbatas pada negara yang sedang berkembang. Kalau pertumbuhan penduduk terus berlangsung, sementara kegiatan ekonomi berkurang, maka peluang untuk menaikkan tingkat kehidupan akan menurun pula atau di beberapa negara lenyap sama sekali.
Ahli ekonomi memperkirakan untuk setiap pertumbuhan tenaga kerja sebesar 1% dibutuhkan pertumbuhan ekonomi sebesar 3% agar terciptanya lapangan kerja yang diperlukan. Untuk mencapai ekonomi bekerja penuh dibutuhkan laju pertumbuhan ekonomi yang lebih besar lagi.
Akan tetapi kalau sebagian besar pendapatan suatu negara digunakan untuk biaya pendidik, memberi makan, memberi pakaian, dan memberi tempat berteduh bagi penduduk. Sedangkan bagian untuk para pekerja tidak seberapa, maka usaha menanam modal untuk menciptakan pekerjaan akan terhambat dan akan menimbulkan pengangguran.
Pengangguran menimbulkan rasa putus asa, merusak jiwa kemanusiaan, dan dari sudut politik adalah berbahaya. Hidup menganggur menyebabkan orang merasa turun derajat dan tidak berharga, mematahkan semangatnya dan daya ciptanya. Tetapi, dengan mengurangi angka kelahiran dan menjalankan kebijaksanaan ekonomi yang progresif, modal untuk menciptakan lapangan kerja baru dapat diperbesar dan jumlah pekerjaan baru yang harus diciptakan dapat dikurangi.3
Aspek Sosial
Makin banyak orang di atas bumi ini, makin banyak orang per kilometer persegi. Stiap harinya penduduk bumi bertambah, tidak ada yang dapat mengubah fakta ini. Sebagian dari mereka ini akan harus hidup berdesak-desakan di kota, kecuali kalau masyarakat berusaha keras mengubah arah perkembangan keadaan akhir-akhir ini. Jika penduduk padat menimbulkan pengaruh negatif atas tingkah laku dan kesehatan, ini berarti umat manusia akan dihadapkan pada zaman yang sulit.
Sebagian besar penduduk pendatang dari desa ke kota, tidak mudah terserap ke dalam sistem sosial dan ekonomi kota. Mereka tidak siap untuk mengikuti kehidupan kota, karena itu mereka tetap orang desa tetapi yang hidup di kota. Penduduk pendatang lambat sekali dapat pindah dari desa ke kota ke tengah kota, sama lambatnya dengan usaha memperbaiki kampung ke kota mereka yang berhasil pindah ke tingkat sosial yang lebih tinggi sedikit. Dengan banyak atau sedikitnya tingkat pertumbuhan penduduk menimbulkan kesenjangan sosial di dalam masyarakat.
Orang politik, ahli lingkungan, ahli biologi, dan ahli-ahli lain terus-menerus memperingatkan orang akan bahayanya hidup berdesak-desakan, karena hidup seperti ini menimbulkan tekanan jiwa, rasa cemas, perceraian, sifat agresif, kesukaran dalam keluarga, neurosis dan kejahatan; tetapi sedikit sekali penelitian yang langsung mempelajari soal pengaruh hidup berdesak-desakan atas manusia. Tetapi penelitian sudah banyak dilakukan atas soal pengaruh hidup berdesak-desakan atas hewan hasilnya menunjukkan, manusia pun sangat dipengaruhi, dalam arti negatif, oleh cara hidup berdesak-desakan.4
Aspek Lingkungan
Menyerap sampah adalah fungsi alami penting bagi sistem lingkungan bumi.5 Seiring dengan makin besarnya jumlah dan makin terkelompoknya manusia, meningkat pula dayanya mengacau-balaukan sistem lingkungan di bumi. Maksudnya, semakin bertambahnya kepadatan penduduk di muka bumi, bertambah pula pencemaran lingkungan.
Pencemaran lingkungan yang disebabkan manusia dapat berbentuk pencemaran kimiawi atau pencemaran biologis. Pencemaran kimiawi sering kali disebabkan oleh kegiatan industri. Sedangkan pencemaran biologis sering kali disebabkan kepadatan penduduk berupa sampah organik yang dibuang manusia bertumpuk sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk.
Pencemaran lingkungan sering kali menambah rumit masalah pecemaran udara, maupun air. Karena persediaan air bersih di dunia ini semakin sulit. Timbul persaingan yang semakin tajam untuk memperoleh sumber air yang terbatas tersebut. Peluang untuk menghemat air di dunia ini sangat besar, tetapi siasat untuk menciptakan keseimbangan antara permintaan dan persediaan tidak akan berhasil tanpa kerja sama yang erat untuk melambatkan pertumbuhan penduduk.
Aspek Politik
Sementara penduduk yang terus berkembang menimbulkan tekanan yang makin besar pula atas sumber yang terbatas, pada tingkat nasional maupun internasional, pengaruhnya atas kehidupan politik –tugas memutuskan siapa mendapat apa- juga bertambah nampak.
Penduduk tambahan melahirkan tuntutan tambahan terhadap sistem politik dan bersamaan dengan itu menghambat sistem tersebut memberikan jawaban yang diminta. Pertumbuhan penduduk mempersulit pengambilan keputusan mengenai pembagian sumber, dan ini tidak hanya akan mempengaruhi stabilitas politik dalam negeri, tetapi juga akan mempengaruhi hubungan antar negara.
Penelitian mengenai pertumbuhan penduduk dengan sengketa politik masih minim sekali. Dengan bertambahnya tekanan penduduk dan ketegangan politik, masalah tersebut patut mendapat perhatian yang lebih besar.

Perkembangan Penduduk Dunia
Perkembangan penduduk dunia dari sejak dahulu sampai sekarang tidak tetap dan tidak seragamdi semua daerah permukaan bumi. Hal itu berbeda-beda di setiap periode dari setiap golongan penduduk disebabkan oleh bencana alam seperti; banjir, kelaparan, epidermal, dan perubahan iklim. Atau oleh kekacauan suasana seperti; pemberontakan, pengaduan oleh gerombolan-gerombolan liar, dan peperangan.
Berkurang atau bertambahnya penduduk di suatu daerah mempunyai hubungan yang erat dengan perkembangan teknologi yang dimilikinya. Makin tinggi teknologi yang dimiliki oleh suatu golongan penduduk, semakin luas kemungkinan memperbesar hasil-hasil produksi kebutuhan hidup, dan semakin luas pula mata pencaharian untuk pertambahan penduduk. Setiap pendapatan baru dalam lapangan teknologi, sangatlah besar pengaruhnya terhadap perkembangan penduduk.
Di negeri-negeri yang berkembang ekonomi dan teknologinya secara cepat, angka-angka kelahirannya menentukan kecenderungan ke arah menurun dengan cepat pula. Walaupun antara negeri yang satu masih tampak perbedaan dengan negeri yang lain. Di daerah-daerah yang kurang mendapat pengaruh peradaban, angka-angka kelahiran masih tetap tinggi.

PENUTUP
Dalam pertumbuhan penduduk yang tidak bisa terkontrol akan menyebabkan dampak-dampak yang cenderung negatif bagi kehidupan mereka sendiri. Karena makin banyak jumlah penduduk, makin besar pula kompetisi di daerah tersebut. Dengan besarnya kompetisi akan menimbulkan kesenjangan sosial dalam kehidupan masyarakat. Tekanan jiwa, rasa cemas, perceraian, sifat agresif, kesukaran dalam keluarga, neurosis dan kejahatan merupakan dampak yang nyata bagi penduduk yang hidup berdesak-desakan. Tidak hanya sebatas itu, dampaknya akan pula mempengaruhi beberapa aspek dalam kehidupan; ekonomi, sosial, lingkungan, dan politik.

DAFTAR PUSTAKA

R. Brown etal, Lester. Dua Puluh Dua Segi Masalah Kependudukan. Jakarta: Sinar Harapan, 1982.
Abdurrachim, DR. Iih. Pengantar Masalah Penduduk. Bandung: Alumni, 1973.
Suparto, F. Gunarwan. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan. Cetakan ke-7. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 1995.

Endnote
1 DR. IIH Abdurachim, Pengantar Masalah Penduduk, Alumni, Bandung, 1973, hal. 2
2. Ibid, hal. 10
3. Lester R. Brown etal, Dua Puluh Dua Segi Masalah Kependudukan, Sinar Harapan, Jakarta, 1982, hal. 89
4. Ibid, hal. 57
5. Ibid, hal. 28

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s